THE TEACHING OF ENGLISH THROUGH DRAMA An Alternative Activity

Posted by on May 12, 2015 in Berita, slide

THE TEACHING OF ENGLISH THROUGH DRAMA An Alternative Activity

THE TEACHING OF ENGLISH THROUGH DRAMA An Alternative Activity Hairus  Salikin Abstrak     :  Tulisan singkat ini didasarkan pada kenyataan bahwa bahasa Inggris sering menjadi sesuatu yang menakutkan. Kenyataan ini bisa disebabkan oleh cara mengajar yang kurang menarik. Karena itulah tulisan singkat ini menawarkan sebuah alernative yaitu mengajarkan bahasa Inggris melalui permainan drama. Drama sebagai salah satu karya sastra bukan hanya untuk dinikmati tetapi juga dapat digunakan sebagai sarana belajar bahasa. Dengan drama diharapkan peserta didik akan lebih rilek dan suasana belajar mengajar akan lebih menyenangkan. Drama yang dipillih seharusnya adalah drama modern sebab bahasa yang dipakainya lebih mudah dipahami oleh pembelajar. Dengan suasana yang demikian para pembelajar akan termotivasi untuk belajar lebih...

Read More »

MASA DEPAN BAHASA JAWA DAN BAHASA MADURA DI KABUPATEN JEMBER

Posted by on May 12, 2015 in Journal, Publikasi

MASA  DEPAN  BAHASA  JAWA  DAN  BAHASA MADURA DI KABUPATEN  JEMBER Dr. Hairus Salikin, M.Ed.  Hp. 08123481793 Fakultas Sastra Universitas Jember Jember merupakan salah satu kabupaten di Jawa Timur yang mayoritas penduduknya adalah suku Madura dan Jawa.  Suku Madura sebagian besar bedomisili di Jember bagian utara yang hidup secara berkelompok (sering disebut “taniyan lanjeng”) dan mereka pada umunnya berbahasa Madura.  Sedangkan Jember bagian selatan banyak terdapat kelompok suku Jawa dan berbahasa Jawa. Di Jember ahir ahir ini secara kuantitatif penutur bahasa daerah, terutama anak anak usia sekolah, mengalami penurunan. Walaupun kedua orang tua mereka bersuku jawa untuk daerah selatan dan bersuku madura untuk daerah utara, anak anak usia sekolah di daerah tersebut cenderung tidak memakai bahasa daerahnya masing masing dalam berkomunikasi dengan kedua orang tuanya. Apabila hal ini terjadi terus menerus  maka bukan hal yang tidak mungkin bahwa anak  anak tersebut  mengalami keterasingan terhadap bahasa daerahnya masing masing. Sebagai akibat lebih jauh dapat dipastikan penutur kedua bahasa daerah tersebut akan semakin berkurang. Ironisnya sejak beberapa tahun yang lalu yaitu dengan diberlakukannya  Undang Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Otonomi Daerah,  seharusnya masyarakat mengedepankan pemakaian bahasa daerah masing masing. Sudah barang tentu hal tersebut harus dilakukan dengan tidak mengurangi pemakaian Bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa. Dalam tulisan ini penulis sebagian mengacu pada apa yang ditulis Gossweiler (2001) tentang beberapa faktor yang menyebabkan menurunnya pemakaian bahasa daerah. Kata kunci :   bahasa jawa,  bahasa madura,  penututr  bahasa...

Read More »